Replaying Memories – Pola Berulang

/, Blogs/Replaying Memories – Pola Berulang

Replaying memories… Repeated pattern (pola berulang) dan Law of Attraction.

Sebenarnya jika kita sadar, begitu banyak peristiwa yang kita alami dan mengandung emosi kuat baik negatif atau positif adalah suatu replaying memories, pengulangan pola dari apa yang pernah kita saksikan dan alami di masa lampau..

Pagi tadi saya di panggil untuk terapi seorang ibu yang tidak bisa makan dan tidak bisa jalan. Setelah operasi saraf terjepit, ternyata empedu nya juga bermasalah sehingga mual terus dan tiap makan muntah. Karena sulit makan maka energi nya juga sangat lemah, sehingga tidak bisa fisioterapi latihan jalan untuk pemulihan setelah operasi.

Saya tidak menceritakan jalannya terapi, saya hanya mau ceritakan pola berulang yang saya saksikan dalam sesi terapi tadi.

Begitu saya sampai di rumah klien, si ibu dan suaminya sedang berbaring di ranjang. Suaminya beranjak bangun menyambut, sedangkan istrinya dengan pandangan begitu putus asa, menangis dan berteriak kepada saya : ‘dokter tolong sembuhkan saya’… Di momen ini saya tertegun sebentar, momen ini terasa familiar..

Lalu saya melakukan terapi… Setelah selesai terapi saya pamit pulang kepada ibu dan suaminya. Saat saya pamit suaminya menjabat tangan saya sambil menangis : ‘dokter tolong sembuhkan istri saya’…
Disini lagi lagi saya merenung… Saya datang disambut kata kata yang sama seperti saat saya akan pulang. Kedua momen ini terasa familiar.

Sebagai terapis saya terbiasa membereskan momen momen spesifik yang mengandung emosi negatif yang saya rasakan… Termasuk saat interaksi dengan klien.

Jadi di malam hari saya merenungi momen familiar dimana suami istri tadi menangis dan bilang ‘dokter tolong sembuhkan…’

Saat merenung dan membereskan momen ini, muncullah suatu memori dari peristiwa sekitar 31-32 tahun lalu… Saat itu di suatu siang hari papa saya yang sakit stroke sedang mengalami serangan epilepsi. Tubuh papa kejang-kejang. Disitu ada saya, mama, dan om saya suami sepupu mama…
Saat papa alami serangan epilepsi ini kami panik dan tidak bisa apa-apa kecuali menyelipkan sendok yang dibalut perban di mulut papa supaya lidahnya tidak tergigit.. Dan mama menelepon sinshe yang biasa menangani papa.
Kami hanya bisa menemani di samping papa sampai epilepsinya berhenti..

Setelah itu sinshe datang… Dan saat sinshe datang saya melihat om saya, seorang yang biasa selalu percaya diri dalam banyak keadaan, dengan panik dan wajah tak berdaya menggapaikan tangan kepada sinshe sambil berkata : ‘Sinshe tolong dia!!!’

Baru saya paham… Rupanya inilah momen awal saya menyerap segala sesuatu, mulai dari kejang kejangnya papa, respon orang orang yang terlibat disitu, termasuk om saya yang begitu panik dan tidak berdaya dengan emosi saya yang bercampur aduk saat menyaksikannya…

Dan 32 tahun kemudian peristiwa itu terulang dengan orang orang dan peran yang berbeda…
Papa saya adalah ibu yang sakit, ibu yang sakit dan suaminya adalah om saya yang panik, dan saya adalah sinshe yang sangat diharapkan dan ditunggu bantuannya…

Perhatikan banyak momen penting yang mengandung emosi negatif atau positif kuat dalam kehidupan anda, begitu banyak diantaranya sebenarnya adalah replaying memories atau suatu pola berulang, dimana anda pernah mengalami keadaan tersebut dengan orang orang dan peran yang berbeda namun keadaan dan makna serta emosi yang sama..

Hal ini terjadi karena vibrasi emosi kita ke alam semesta saat terjadinya suatu peristiwa, di respon oleh hukum hukum alam, salah satunya Law of Attraction, dan kemudian dihadirkan lagi dalam kehidupan kita sebagai respon atas vibrasi kita tersebut….

Banyak diantara kita sudah mengenal dan memahami Law of Attraction ini dan menggunakannya untuk menarik dan mewujudkan suatu keadaan dalam kehidupan sesuai impiannya masing-masing..

Namun tidak dapat dihindari juga bahwa ada banyak momen dimana kita memvibrasikan emosi negatif kuat dalam keadaan keadaan yang tidak kita inginkan terjadi, dan hal ini pun di respon oleh Law of Attraction serta dihadirkan kembali dalam kehidupan kita suatu saat kelak….

2019-07-21T11:28:48+07:00 Articles, Blogs|